Red Flower Candalukita

Minggu, 06 Oktober 2024

Bandungan Time

Di postinganku kali ini, aku mau nyeritain kisah pengalamanku yang ngga bakal aku lupain kemarin. So, langsung aja kita masuk ke ceritanya ya.

Jadi, kemarin tepatnya hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2024 hari yang kunantikan datang juga. Setelah momen-momen penuh wacana, akhirnya terwujud juga. Kalian tahu apa part terbaiknya? Aku akhirnya dibonceng sama crushku setelah tiga tahun lamanya. Percaya ngga percaya ya, selama aku dan temen-temenku merencanakan wisata ini, aku meminta pada tuhan buat menunjukkan apakah di masa depan nanti mas crushku ini bakal jadi jodohku karena aku sering memimpikan dia dan selalu kepikiran terus. Akhirnya aku berdoa, melalui wisata ke Bandungan ini jika dia jodohku aku minta petunjuk agar apapun situasi dan kondisi nanti, aku akan dibonceng oeh crushku. Kenapa aku minta petunjuk lewat boncengan? karena dibonceng dia itu suatu kemustahilan bagiku, dia selalu bonceng temanku yang lain, apalagi kita juga ngga sedekat itu.

Hingga H-2, ada salah satu temanku yang dia pingin banget agar main kali ini bener-bener terwujud. Akhirnya dia menghubungi crushku yang saat itu memang dialah satu-satunya yang pasti fiks ikut ke Bandungan. Dan saking pinginnya agar aku ikut, temanku ini memintaku untuk menghubungi crushku agar aku bisa dibonceng crushku. Btw, ini temanku ngga tau kalo aku suka sama crushku ya, dan ngga ada yang tahu selain aku dan tuhan sebenarnya. Karena aku ngga cepet-cepet ngehubungin, ahirnya temenku ini gemes dan dia langsung memintakan aku boncengan. Entah temanku ini chat apa ke crush, hingga crushku mengiyakan untuk memboncengku.

Hari H, aku deg-degan parah karena bingung mau chat apa ke crush, karena crushku ini kan ngga tau kosku di mana. Dan dia kayaknya ngga bakal ngechat aku duluan. Setelah mengumpulkan selurh keberanian, akhirnya aku berhasi ngechat crush. Dan berakhir dia njemput aku di pinggir jalan, karena pasti akan bingung jika njemput di kosku wkwk. Jujur salting parah, jantung langsung berdetak cepat wkwk. Akhirnya aku hanya bisa senyum canggung dan langsung naik ke motornya.

Selama di perjalanan, cuma diem-dieman aja. Owh ya, Kita mampir dulu ke indomaret buat beli jajan, kayaknya dia juga sama belum sarapan. Kita juga mesti nungguin temenku N sama P biar berangkatnya bareng. Pokoknya kalian bisa bayangin sendiri deh secanggung apa aku sama dia. Tapi dia nya sudah pasti ngerasa b aja. 

Jalan yang kita tempuh ini adalah rute yang sama kalau aku mau pulang ke kota asalku yaitu jalur Boja Kendal. Gimana ngga seneng banget tuh aku disitu, karena dulu tiap lewat jalur itu aku selalu ngebayangin betapa bahagianya kalau aku bisa lewat jalur itu tapi sama mas crush. Rasanya di atas motor itu pingin mesam mesem terus tapi ku tahan, ingat kalau di beakang kita itu ada temanku N dan P itu xixixi. Apalagi kalau waktu di tanjakan, aku otomatis pegangan sama tas dia. Bodo amat dia risih ata ngga, soalnya aku takut jatuh wkwk. Sampai di Sumowono, tiba-tiba temanku si N ini mengabari dan akhirnya ketahuanlah kalau mereka salah ambil jalan dan malah nyasar ke arah Temanggung. Di situ akuu dan mas crushku akhirnya berhenti di pinggir jalan, dan menunggu mereka berdua. Sekitar 40 menit kemudian, muncullah temanku yang lain yaitu C dan I, fyp mereka berdua pasangan ya gais. Untung saja C dan I ini akhirnya menyusul dan berpapasan di tempat kami berhenti, karena kalu engga aku dah canggung itu sama mas crush. Akhirnya kita berempat menunggu N dan P ini hingga hampir sejam bar muncullah mereka dan kita melanjtan perjalanan.

Sampailah kita berenam di Candi Gedung Songo. Rasanya kayak ngga asing walaupun belum pernah ke sini. Suasananya cukup panas si karena kita nyampe udah jam 12 an siang. Setelah semuanya sholat, akhirnya kita memutskan untuk mulai mendaki menuju candi satu persatu. Jujur rasanya ngga terlalu cape malah bawaannya happy terus. Mungkin efek karena ada mas crush ya. Apalagi waktu dia memintaku untuk diam karena akan difoto olehnya seketika langsung happy banget. Walaupun aslinya dia juga ngefotin temen yang lain juga wkwk. Aku juga ngerasa kalau dia diam-diam ngefotoin kita juga, jadinya aku sebisa mungin buat mingkem hahaha.

Singkat cerita setelah semua candi kita datangi, kita memutuskan untuk lanjut makan ke tempat saudaranya si P. Disitu kita makan sepuasnya karena ternyata pesanan kita banyak banget. Setelah puas makan, dan hari pun sudah gelap, kita memutuskan untuk pulang karena ternyata cuaca sepertinya akan hujan. 

Selasa, 27 Agustus 2024

Pemuja Rahasia


 

Beribu waktu aku bersembunyi,  

Merangkai kata dalam hati yang sunyi,  

Setiap tatapanmu, bagai mimpi tak bertepi,  

Terkurung dalam rasa cinta yang tak terhenti

 

Diam-diam, aku mencintaimu tanpa ragu,  

Namun takut cinta ini jadi abu,  

Maka kubiarkan saja perasaan ini tumbuh,  

Dalam diam, aku mengukir kisah tentangmu.  

 

Walau kau tak tahu apa yang kurasa,   

Cukup bagiku menikmati saat kita berjumpa,  

Meski hanya dari kejauhan aku memandang,  

Hatiku selalu bahagia, mencintaimu dalam senyuman yang tenang.

 

 ❀❀❀ 

Senin, 26 Agustus 2024

Diary 23 Agustus 2024

Setelah hampir satu bulan aku menghilang dan tidak berkabar dengan siapapun. Akhirnya hari ini, aku berhasil mengumpulkan keberanianku untuk datang ke kampusku. Siapa yang menyangka kalau akhirnya aku bakal kembali lagi ke tempat ini, yang sebelum-sebelumnya telah memantapkan diri untuk tidak lagi menginjakkan kaki ke tempat itu. Plot twistnya lagi, dua orang yang berhasil membuatku takut untuk kembali ke kampus malah menjadi dua orang pertama yang aku temui di sana. Walaupun pada akhirnya, semua yang kutakutkan ternyata tidak terjadi. Situasi di mana kita bertiga berkumpul, benar-benar membuatku diam seribu bahasa. Aku merasa menjadi orang paling bersalah di dunia ini sekaligus menjadi orang paling bodoh. Di satu sisi, ternyata di ruangan itu juga aku kembali bertemu dengan teman-teman sekelasku yang sedang mengurus berbagai hal keperluan administrasi persyaratan sidang. Jujur sebenarnya aku tidak berani bertemu dengan teman-temanku lagi, setelah tentunya membuat mereka repot dengan menghilangnya diriku. Tapi pada akhirnya aku tetap merasa bahagia juga bisa bertemu dengan mereka. Orang-orang yang telah mengisi hidupku hampir tiga tahun ini. Terlebih aku bertemu lagi dengan orang yang aku sukai sejak semester satu dulu fyi orang ini adalah orang yang sama dengan yang kuceritakan di CURHAT GIRL. Entah mengapa bertemu dengannya, membangkitkan lagi perasaan suka yang selama ini kupendam😄. Sebenarnya ingin sekali bercerita panjang lebar dengan dirinya. Tapi aku takut aku mengharapkan dirinya terlalu jauh. Aku juga diminta mengirimkan alamat rumahku karena ingin diberi buku. Tapi sampai sekarang aku belum mengirimkan karena kembali lagi tadi, aku takut karena hal-ha seperti itu membuatku mengharapkannya. Dia juga menjadi satu-satunya orang yang kuberi tahu bahwa aku pergi ke psikiater. Akhir cerita, pada akhirnya aku gagal untuk mengucapkan selamat wisuda pada diriku di November nanti😓. Walaupun aku bersikap baik-baik saja di depan semua orang, tapi jauh dalam lubuk hatiku aku merasa sedih dan marah pada diriku sendiri karena tidak bisa menikmati momen wisuda bersama teman-teman seperjuanganku.

Rabu, 10 Juli 2024

Diary 11 Juli 2024

 Bandung, 11 Juli 2024


Menjalani kehidupan jadi mahasiswa tingkat akhir ternyata ngga mudah ya. Ada aja masalah yang datang ke kehidupan kita. Kepikiran banget sama orang tua yang semakin menua, tapi kita sebagai anak belum bisa ngasih apa". Orang tua yang selalu berangan" di depanku rasanya ingin membuatku menangis saja. Di satu sisi, rasanya sedikit jengkel dengan kakak karena memilih untuk menikah di saat kondisi keuangan keluarga yang menurutku belum ada di level cukup. Dengan menikahnya kakak, bertambahlah hutang-hutang orang tuaku. Dalam hatiku, aku selalu bertanya apa kakakku ini tidak ada pikiran untuk menaikkan derajat keluarga dulu sebelum memutuskan untuk menikah paling tidak membantu untuk melunasi hutang-hutang dulu. Tapi itu semua pasti di mata orang lain di anggap impas ya, lantaran orang tuaku yang masih sanggup menguliahkan diriku ini sedangkan untuk kakak tidak ada kesempatan. Jadi, sudah pasti bisa dipastikan harapan" orang tua jatuh ke aku. Anak yang selalu dibilang berubah jadi cepat membangkang sejak SMA. Padahal aku sendiri merasa tidak ada yang berubah. Semenjak kuliah, orang tuaku selalu bertanya apakah uang ku masih ada, dan karena tidak ingin membuat orang tuaku khawatir, aku selalu berbohong mengatakan kalau diriku masih ada uang walaupun uang sebenarnya sudah sangat menipis dan untuk beli makanan yang mengenyangkan saja tidak cukup. Untuk bagian ini maafkan aku Tuhan.  Pingin rasanya cepat lulus kuliah dan dapet cuan dari hasil kerja sendiri. Banyak sekali keinginanku yang terkendala uang. Aku pingin melunasi hutang orang tuaku, aku pingin ikut taekwondo, panahan, kajian, dan semua wishlisku yang lain yang belum terwujud. Semoga aku bisa melewatinya dan bangga sama diri aku yang berhasil melewati ini semua. Kan kuteriakkan pada diri ku nanti selamat atas perjuangan dan kesabaranmu selama ini. Sampai November 2024 kuucapakan selamat wisuda dan selamat bekerja. Untukmu gadis kecil yang suka tantrum, overthinking, anxiety. You did well.👍💚

 

Candalukita Template by Ipietoon Cute Blog Design